KPPU: Hak Konsumen Beli Kendaraan dengan Harga Off The Road

OTOBATAVIA – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta produsen kendaraan untuk membebaskan konsumen membeli kendaraan dengan harga off the road, bukan dengan harga on the road.

“Hak konsumen membeli kendaraan dengan harga off the road. Jadi konsumen bisa membayar sendiri tarif bea balik nama dan pajak lainnya,” kata anggota investigator KPPU, Helmi Nurjamil saat menyampaikan salah satu rekomendasi dari lima rekomendasi KPPU kepada dewan majelis komisi terkait kartel harga skutik di Indonesia.

“Harga BBN dan biaya tambahan lainnya yang disebut oleh negara dibayarkan atas dasar pilihan konsumen dan tidak dipaksakan, apakah akan dibayarkan sendiri atau melalui dealer,” kata Helmi di kantor KPPU, Jakarta, sebagaimana dikutip dari detikOto, Selasa ((10/1/2017).

Lebih Murah

Helmi mengatakan konsumen saat ini hanya terima beres kendaraan dari dealer. Bila konsumen membeli kendaraan dengan harga off the road, harganya jauh lebih murah. Dan ini merupakan informasi yang dianggap Helmi harus diketahui oleh konsumen.

“Terima bersih tapi mahal. Kalau harga off the road itu nggak semahal itu kalau ngurus sendiri, apalagi belinya pakai kredit,” ujar Helmi.

Jadi KPPU berharap ke depannya konsumen diberi pilihan untuk menentukan pembelian kendaraan dengan off the road atau on the road.

“Makanya kami harapkan, ke depannya, tidak ada lagi komponen kenaikan harga itu salah satunya BBN. Karena BBN adalah ranahnya dealer. Harusnya konsumen dikasih pilihan dia mau ngurus sendiri atau mau ngurus dari dealer, dikasih pilihan. Jangan seolah-olah harga terima beres, tapi mahal,” ujarnya.

Harga on the road adalah harga jual dari pabrikan plus seluruh biaya dan pajak yang harus dibayar konsumen. Jadi konsumen tak perlu lagi mengurusi aneka pajak dan administrasi kendaraan. Untuk harga off the road biasanya merupakan harga dasar/faktur kendaraan ditambah pajak PPN serta PPnBM. Yang berarti, lebih murah harga off the road.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply