Film Silariang Diputar Serentak di Bioskop XXI

OTOBATAVIA, MAKASSAR – Silariang, film yang mengangkat kehidupan nyata masyarakat suku Bugis-Makassar yang bersendikan pada budaya Siri’Na Pacce (harga diri atau harkat martabat pribadi dan keluarga), mulai tayang serentak di 20 kota se-Indonesia pada 2 Maret mendatang.

Film ini disutradarai oleh Syahrir Arsad Dhini (Rere Art2tonic) dengan produser, Hendra Sirajuddin, owner PT.Paramedia Indonesia, yang sebelumnya mencetak sukses dalam beberapa film layar lebar seperti Bombe’ Sumiati, Dumba-Dumba’.

Irawan Bakti (Wandi Dg Kulle), salah satu pemeran dalam film ini mengatakan film Silariang mengetengahkan cerminan budaya Bugis-Makassar yang menempatkan harga diri di atas segala-galanya.

Bahkan terkadang harus mengorbankan kebahagiaan demi menjunjung tinggi budaya Siri’ dan mengorbankan segala-galanya karena Pacce’.

“Setiap perkataan dari orang Bugis-Makassar adalah sebuah komitmen dan janji yang harus ditepati, apapun yang terjadi,” ujarnya.

Dalam film ini, pameran utama, Syamsia/Cia (Dinda Surbakti) dan Ali (Jeyhan Kler), sukses menjalankan peran kunci sebagai pasangan sejoli yang harus menghadapi jalan terjal dalam mewujudkan cinta sejatinya.

Beruntung Cia dan Ali memiliki keluarga seperti Mamak Ramlah dan sahabat setia seperti Ikram Noer dan Noer Fadillah, yang memahami cinta keduanya.

Tiket Laku Keras

 

Film ini semakin menarik ditonton dengan suguhan lagu-lagu khas Bugis-Makassar seperti lagu Sajeng Rennu, lagu ciptaan mendiang H.Djafar Abu yang pernah dipopulerkan oleh Anci Laricci dan Mety Baan di era tahun 1980-an.

Dialeg kental Bugis-Makassar dan lokasi syuting di beberapa tempat di Sulawesi Selatan, membuat film ini menjadi daya tarik sendiri bagi penyuka film nusantara di Tanah Air.

Untuk mengantisipasi membludaknya penonton, terutama di Kota Makassar, manajemen bioskop Studio XXI membuka masa penjualan tiket mulai 23 Februari lalu dan di hari kedua penjualan, tiket langsung habis terjual.

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply